Oleh: umarazez | Desember 5, 2008

Karomah Dalam Pandangan Syar’i

oleh:Ust. Rosyid Ridho Ba’asyir

Berbagai hal aneh yang terjadi bersamaan dengan meninggalnya tiga mujahid Imam Samudra, Amrozi dan Ali Ghufron membuat berbagai kalangan mempertanyakan tentang eksistensi kebenaran karomah menurut pandangan Islam.
Di antara prinsip keyakinan Ahlus Sunnah wal jamaah adalah mempercayai adanya karomah para wali Alloh Swt.yang dijadikan oleh Alloh Swt. pada mereka, berupa “hal-hal luar biasa dari berbagai macam pengetahuan dan kejadian juga berbagai kemampuan dan pengaruh”, seperti yang dikisahkan tentang umat-umat terdahulu dalam surat Al Kahfi dan yang lainnya. Juga yang terjadi pada generasi pertama umat ini dari kalangan sahabat, tabi’in dan pada seluruh generasi umat Islam. karomah akan terus terjadi pada umat ini sampai hari qiyamat.
Berbagai nash dari Al Qur’an dan sunnah yang mutawatir, juga berbagai kejadian pada jaman dahulu maupun sekarang ,menunjukkan akan adanya karomah para wali Alloh Swt. yang mengikuti petunjuk para Nabi.
Sedangkan (definisi;red)karomah adalah “hal-hal luar biasa, yang Alloh Swt. jadikan melalui tangan seorang wali dari wali-wali Alloh Swt. sebagai bentuk pertolongan kepadanya untuk urusan dien maupun dunia”.
Beda antara karomah dan mu’jizat adalah: bahwa mu’jizat dari seorang Nabi sementara karomah tidak,tetapi hanya terjadi pada para wali atau manusia-manusia pilihan Alloh Swt.
Terjadinya karomah mengandung berbagai hikmah dan manfaat. di antaranya yang terpenting adalah:

  1. Karomah merupakan bukti yang jelas atas kekuasaan Alloh Swt. yang maha sempurna dan bahwa kehendak-Nya pasti berlaku. Juga membuktikan bahwa Alloh Swt. Maha berbuat apa saja yang Ia inginkan. Serta menujukkan bahwa Alloh Swt..swt. memiliki Sunnah-sunnah selain Sunnatulloh(kejadian alami) yang telah difahami oleh manusia dan diketahui ilmu-ilmu mereka. Diantara karomah-karomah tersebut adalah: kisah Ashabul kahfi (dalam surat alkahfi) dimana mereka tertidur dalam jangka masa yang sangat panjang(309 tahun) sedang jasad mereka tetap normal.Dan diantaranya pula; karomah Alloh Swt. terhadap Maryam binti ‘imron, dimana beliau selalu mendapat rizqi yang baik sedang beliau sibuk beribadah didalam mihrob tanpa beranjak meninggalkannya, hingga nabi Zakaria.as. sangat terheran dengan kejadiannya.(ali imron:37)Begitupula saat beliau mengandung nabi Isa.as. yang tanpa ayah, juga saat bersalinnya dan percakapannya dengan nabi Isa diwaktu bayi. dan lain sebagainya
  2. Bahwa terjadinya karomah sebenarnya adalah merupakan bagian dari mukjizat para Nabi; karena karomah tidak terjadi kecuali berkat mengikuti sunnah dan menelusuri manhaj mereka.

Begitulah, dan bahwa karomah selalu ada dan tidak akan terputus bagi ummat ini selamanya. “kenyataan kasat mata adalah merupakan fakta yang terbenar”.
Para ahli filsafat telah memungkiri wujudnya mukjizat dan karomah, begitupula kelompok mu’tazilah dan sebagian Asy’ariah; dengan alasan bahwa karomah sangat mirip dengan mukjizat, hingga tidak dapat dibedakan keduanya, sedang argumentasi tersebut jelas tidak benar, sebab mukjizat hanya terjadi dari para nabi dan rasul sedang karomah terjadi pada para wali[1]

[1] Syarhul ‘Aqidah Al Wasithiyah, karya:Kholil Harros

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: